x
Pemerintah Kota  Kotamobagu Advertisment

Pemkot Kotamobagu Matangkan Persiapan Kepulangan 30 Duta Kakao

2 minutes reading
Thursday, 11 Dec 2025 11:31 371 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar rapat membahas persiapan kepulangan sebanyak 30 Personel Duta Kakao yang diutus mewakili daerah Kotamobagu untuk mengikuti studi budidaya tanaman kakao di Tarengke, Luwuk Timur, Makassar. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Asisten III Pemkot Kotamobagu, Rabu (10/12/2025).

Rapat yang melibatkan 15 kepala desa ini menghasilkan sejumlah keputusan terkait mekanisme dan kesiapan penyambutan para Duta Kakao yang telah menimba ilmu dari PT Mas Indonesia.

Sesuai agenda, ke-30 Duta Kakao Kotamobagu dijadwalkan kembali ke daerah pada 22 Desember 2025 mendatang.

Asisten III Pemkot Kotamobagu, Moh. Agung Adati, ST, M.Si, usai memimpin rapat menjelaskan pertemuan tersebut difokuskan pada persiapan kepulangan para duta yang telah diutus beberapa waktu lalu.

“Kita membahas persiapan kepulangan 30 Duta Kakao yang dikirim bulan lalu untuk belajar tentang proses penanaman hingga perawatan tanaman kakao. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas petani serta produksi hasil tanaman kakao di Kotamobagu,” ujar Agung.

Lebih lanjut Agung menjelaskan, selama berada di Luwuk Timur, para Duta Kakao mengikuti pendidikan intensif selama 30 hari yang difasilitasi oleh instruktur dari PT Mas Indonesia.

“Selama di sana mereka mengikuti pendidikan dengan porsi 80 persen praktik dan 20 persen materi. Materi yang diberikan meliputi pembuatan pupuk kompos, teknik sambung pucuk dan sambung samping, hingga cara penanaman kakao di lahan datar maupun di lahan dengan kemiringan tertentu,” ungkapnya.

Menurut Agung, sepulangnya ke Kotamobagu, para Duta Kakao tidak hanya membawa pengetahuan, tetapi juga komitmen untuk mendampingi petani di desa-desa.

“Mereka telah membuat nota kesepahaman (MoU) dengan seluruh kepala desa. Para Duta Kakao ini akan membantu petani kakao di desa secara gratis, baik bagi petani yang baru menanam maupun yang tanamannya sudah berbuah. Mereka wajib melakukan pendampingan,” tegasnya.

Sementara itu, Sangadi Pontodon, Muliono Mokodompit, yang turut hadir dalam rapat tersebut, berharap keberadaan Duta Kakao dapat membawa perubahan nyata bagi petani kakao di Kotamobagu.

“Harapannya mereka mampu mengimplementasikan hasil pelatihan tentang kakao atau cokelat kepada para petani kakao di Kotamobagu,” singkat Muliono.

LAINNYA
x