x

Pemkab Gresik Tuntaskan Krisis Air Bersih Warga Palebon Lewat SPAM Umbulan

2 minutes reading
Thursday, 18 Dec 2025 22:12 284 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menuntaskan persoalan krisis air bersih yang selama bertahun-tahun dialami warga Desa Palebon, Kecamatan Duduksampeyan, melalui realisasi Sambungan Rumah (SR) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan.

Program ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau yang sebelumnya memaksa warga bergantung pada pasokan air tangki.

Peresmian SPAM Umbulan di Desa Palebon disambut antusias oleh warga. Sejak pagi, anak-anak sekolah hingga para ibu rumah tangga tampak memadati lokasi kegiatan dengan membawa bendera merah putih sebagai bentuk rasa syukur atas hadirnya akses air bersih yang layak.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan SPAM Umbulan merupakan program strategis Pemkab Gresik yang didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam pemerataan akses air bersih bagi masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar. Kami bersyukur pemerintah pusat terus memberikan dukungan kepada Kabupaten Gresik, sehingga program SPAM Umbulan ini dapat direalisasikan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Gus Yani, Kamis (18/12/2025).

Pada tahun 2025, Kabupaten Gresik memperoleh alokasi sebanyak 888 sambungan rumah SPAM Umbulan yang tersebar di dua kecamatan, yakni Duduksampeyan dan Kebomas.

Di Kecamatan Duduksampeyan terdapat 593 sambungan rumah, dengan rincian Desa Palebon sebanyak 261 sambungan, Desa Mandepo 155 sambungan, Desa Bendungan 151 sambungan, serta tambahan sambungan di Desa Petisbenem, Sumengko, dan Samirplapan.

Sementara itu, di Kecamatan Kebomas, Desa Dahanrejo mencatat realisasi 295 sambungan rumah, melebihi rencana awal sebanyak 288 sambungan.

“Anggaran ini berasal dari Kementerian PU. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Melalui program ini, Pemkab Gresik berupaya menghadirkan layanan air bersih yang layak dan berkelanjutan hingga ke wilayah desa dan kecamatan,” tambahnya.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh warga. Musyawaroh (40), salah satu warga Desa Palebon, mengaku sebelumnya harus membeli air tangki hingga empat kali dalam sebulan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Sekarang alhamdulillah sudah tidak perlu beli air lagi. Uangnya bisa ditabung untuk kebutuhan lain. Terima kasih kepada Pak Bupati dan pemerintah,” ungkapnya.(Budi)

LAINNYA
x