x

Kades se-Sidoarjo Ikuti Retret Desa Beraksi

2 minutes reading
Wednesday, 3 Dec 2025 17:33 482 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Ratusan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Sidoarjo mengikuti retret Desa Beraksi atau Desa Bersih dan Anti Korupsi di Pusat Latihan (Puslat) Rindam V/Brawijaya, Malang. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 3–5 Desember 2025, dengan agenda penguatan integritas dan peningkatan kapasitas kepemimpinan desa.

Para peserta mendapat gemblengan langsung dari pelatih TNI Rindam V/Brawijaya. Selain itu, materi juga diberikan oleh Polresta, Kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Program ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, Rabu (3/12/2025). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Program Desa Beraksi merupakan langkah strategis pencegahan korupsi di tingkat desa.

Melalui program ini, pemerintah daerah mendorong terwujudnya tata kelola desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Program ini selaras dengan kebijakan nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, yang menegaskan pentingnya pencegahan melalui penguatan tata kelola dan partisipasi masyarakat,” ujar Subandi.

Bupati menekankan Desa Beraksi tidak boleh berhenti sebagai slogan, melainkan menjadi kewajiban moral dan administratif bagi seluruh aparatur desa. Untuk itu, ia menyampaikan tiga poin penting yang harus diperhatikan.

Bupati meminta seluruh desa memastikan perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terbuka dan terdokumentasi.

“Laporan keuangan dan penggunaan anggaran wajib dapat diakses oleh masyarakat dan aparat pengawas,” tegasnya.

Pemerintah desa diimbau melibatkan warga dalam proses perencanaan hingga pengawasan agar keputusan yang diambil benar-benar merepresentasikan kepentingan bersama.

Subandi juga mendorong peningkatan kompetensi aparatur, terutama dalam administrasi, pengelolaan keuangan, dan etika publik. Pelatihan seperti yang digelar saat ini dinilai penting untuk memperkuat integritas kepemimpinan desa.

Bupati Subandi meminta seluruh peserta mengikuti retret dengan sungguh-sungguh serta menerapkan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke desa masing-masing.

“Jadilah teladan bagi masyarakat. Bersama kita wujudkan desa yang bersih, akuntabel, dan berdaya demi kesejahteraan warga Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Dia juga menegaskan pemerintah kabupaten akan memperkuat mekanisme pengawasan, pelaporan, dan pemberian sanksi terhadap aparatur desa yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Setiap bentuk penyalahgunaan anggaran, kolusi, atau nepotisme akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku,” tutupnya.(Ida)

LAINNYA
x