Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menyerahkan beasiswa pendidikan dari Baznas Gresik kepada salah satu mahasiswa, Kamis (18/12/2025).(foto: Budi)Beasiswa yang disalurkan merupakan bagian dari Program Beasiswa Mahasiswa Produktif (BMP), hasil sinergi antara Baznas Gresik dan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Program Nawakarsa.
Program ini ditujukan bagi masyarakat Kabupaten Gresik yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar daerah, sebagai bentuk keringanan biaya pendidikan.
Berdasarkan hasil seleksi penerimaan beasiswa tahun 2025, Baznas Gresik menetapkan sebanyak 65 mahasiswa sebagai penerima baru. Jumlah tersebut terdiri atas 29 mahasiswa internal dan 36 mahasiswa eksternal.
Dengan penambahan tersebut, total penerima aktif beasiswa Baznas Gresik saat ini mencapai 161 mahasiswa dengan total nilai bantuan sebesar Rp283.500.000.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan beasiswa yang diberikan tidak sekadar bantuan finansial, melainkan merupakan investasi sosial jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Beasiswa ini bukan hanya soal bantuan biaya pendidikan, tetapi merupakan investasi sosial dan amanah besar yang harus dijawab dengan prestasi, integritas, serta kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati Yani.
Sementara itu, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib menyampaikan program beasiswa ini merupakan wujud komitmen Baznas dalam mendukung akses pendidikan yang berkeadilan sekaligus mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
“Melalui program beasiswa ini, Baznas Gresik tidak hanya membantu mahasiswa dari sisi pembiayaan pendidikan, tetapi juga berupaya membentuk karakter dan kapasitas penerima agar siap menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.
Mujib menambahkan, Baznas Gresik tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan.
Para penerima beasiswa akan mendapatkan pembinaan untuk mengasah keterampilan serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Pada kesempatan yang sama, Baznas Gresik juga membuka ruang penyaluran donasi untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Sejumlah pihak turut menyalurkan bantuan melalui Baznas Gresik, di antaranya Puskesmas Gending sebesar Rp8.200.000, HMI Cabang Gresik sebesar Rp3.150.000, serta PGRI Gresik sebesar Rp1.240.528.500.(Budi)