x

BPS Kenalkan Peluang Karier Data kepada Pelajar di SMAN 1 Sidoarjo

2 minutes reading
Wednesday, 19 Nov 2025 22:43 238 View Redaksi Tajuk.News

TAJUK SIDOARJO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo menggelar Gerakan Literasi Statistik di Aula SMAN 1 Sidoarjo, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para siswa karena tidak hanya memperkenalkan dasar-dasar statistika, tetapi juga membuka wawasan tentang peluang karier di bidang data yang kini semakin dicari di dunia kerja.

Perwakilan BPS Sidoarjo sekaligus Pembina Pojok Statistik, Royhan Faradis, menegaskan bahwa kemampuan memahami data telah menjadi keterampilan penting di era digital.

“Dengan memahami data, kita bisa melihat persoalan secara objektif dan mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini tidak hanya berupa teori, tetapi juga contoh praktis yang relevan dengan kehidupan pelajar, seperti menghitung rata-rata uang saku, menentukan median, hingga mencari modus.

Pendekatan aplikatif ini membuat siswa merasa bahwa statistika bukan sekadar angka rumit, melainkan alat yang dapat digunakan untuk memahami fenomena sehari-hari.

Royhan juga menjelaskan perbedaan antara statistik sensus dan survei melalui ilustrasi unik, seperti perumpamaan mencicipi sambal untuk mengetahui rasa tanpa harus memakannya seluruhnya.

Penjelasan tersebut membantu siswa memahami bagaimana BPS melakukan pengumpulan data secara efisien.

“Metode ini membuat siswa memahami bagaimana BPS bekerja dalam sensus dan survei tanpa harus mendata seluruh penduduk,” tambah partner sharing dari BPS, Luqmi Amalia.

Suasana semakin meriah ketika kuis interaktif digelar. Empat siswa — Dhani, Aisyah, Alberto, dan Hanung — berhasil menjawab pertanyaan dengan benar dan mendapatkan hadiah dari BPS. Kegiatan ini membuat pembelajaran statistika terasa menyenangkan dan memotivasi siswa untuk lebih mengenal dunia data.

Salah satu pemateri, Faza Anindita, yang merupakan alumni SMAN 1 Sidoarjo, memperkenalkan Politeknik Statistika STIS, sekolah kedinasan yang menjadi favorit para pelajar karena memberikan pendidikan terfokus pada statistika serta peluang menjadi ASN setelah lulus.

“Statistika bukan sekadar angka. Profesi terkait data kini memiliki pasar kerja yang sangat luas, mulai dari analis data hingga data scientist,” jelasnya.

Faza berharap program ini dapat meningkatkan literasi statistik di kalangan pelajar Sidoarjo dan mempersiapkan generasi muda yang kritis, melek data, serta siap bersaing di era global.

“Target kami, generasi muda mampu menjadi pengguna data yang cerdas dan kritis,” tutupnya.(Ida)

LAINNYA
x