Menteri Sosial Republik Indonesia, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), saat memimpin doa dan tahlil bersama yang digelar di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (18/10/2025).(foto: Edi)Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Menteri Sosial Republik Indonesia, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memimpin doa dan tahlil bersama serta menyerahkan santunan kepada keluarga korban dalam acara yang digelar di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (18/10/2025).
Dalam sambutannya, Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari santunan, dukungan psikososial, hingga program pemberdayaan ekonomi bagi para keluarga yang terdampak tragedi tersebut.
“Yang penting, bagaimana santri-santri kita bisa kembali semangat menatap masa depan,” ujar Menteri Sosial.
Total bantuan yang disalurkan Kementerian Sosial mencapai Rp891 juta, yang terdiri dari, santunan ahli waris Rp555 juta, bantuan untuk korban luka-luka Rp105 juta, bantuan sembako Rp14 juta, bantuan atensi Rp42 juta, dan bantuan pemberdayaan ekonomi Rp175 juta.
“Pemerintah turut berduka atas musibah yang menimpa anak-anak kita. Kami hadir untuk memberi penguatan kepada keluarga korban serta memastikan proses pemulihan berjalan baik,” jelas Gus Ipul.
Sementara itu, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengapresiasi perhatian dan respons cepat dari Kementerian Sosial. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan terus bersinergi untuk memastikan pemulihan korban berjalan optimal.
“Pemerintah daerah akan terus mendampingi agar keluarga korban mendapatkan perhatian yang layak dan tidak merasa sendirian menghadapi cobaan ini,” ungkap Bupati.
Berdasarkan data resmi, dari total 63 korban meninggal dunia, Kabupaten Bangkalan mencatat jumlah korban terbanyak, yakni 18 santri meninggal dunia, serta 19 orang luka-luka dari total 104 santri luka-luka yang tersebar di berbagai daerah.(Edi)