Dinkes Kabupaten Blitar Terima Dana DBHCHT Rp15,2 Miliar, Fokus Dukung Iuran BPJS Warga Miskin

TAJUK BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menerima alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk tahun anggaran 2025 melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Total anggaran yang diterima mencapai Rp15,2 miliar, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Blitar, Muhdianto, mengatakan, mayoritas dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi warga miskin yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

“Dari total anggaran DBHCHT, sekitar Rp12,6 miliar kami gunakan untuk membayar premi BPJS Kesehatan bagi 27.986 jiwa peserta PBID yang tersebar di Kabupaten Blitar,” ujar Muhdianto, Jumat (11/7/2025).

Dia juga menambahkan, alokasi dana ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjamin keberlanjutan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan secara mandiri. Program ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya kesehatan masyarakat miskin dan rentan.

Selain pembayaran iuran BPJS, sisa anggaran DBHCHT 2025 juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan infrastruktur fasilitas kesehatan milik pemerintah, seperti puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu), serta pengadaan obat-obatan esensial.

“Dana DBHCHT tidak hanya dimanfaatkan untuk subsidi BPJS saja, tapi juga diarahkan ke peningkatan sarana prasarana layanan kesehatan dan ketersediaan obat-obatan di fasilitas kesehatan milik pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muhdianto menyampaikan bahwa dengan adanya tambahan anggaran dari DBHCHT ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar menargetkan peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Pemerintah daerah berharap program ini mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan dan derajat kesehatan warga.

“Dengan adanya tambahan anggaran dari DBHCHT 2025 ini, Dinkes Kabupaten Blitar menargetkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Pemerintah daerah berharap program ini mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan dan derajat kesehatan warga Blitar,” tutupnya.(Luki)