x

Wakil Bupati Asahan Terima Penghargaan Sertifikat Sebagai Tokoh Moderasi Beragama

2 minutes reading
Thursday, 1 Aug 2024 17:53 29 View Yusuf Daud

TAJUK ASAHAN – Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin S. Sos, M. Si terima buku dan penghargaan sertifikat sebagai tokoh moderasi beragama se Sumatera dari Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara pada kegiatan launching buku dan penguatan implementasi moderasi beragama kepala dan guru Madrasah Se-Kabupaten Asahan yang di laksanakan di aula Ponpes Qur’an YPQ Kisaran Kamis, (1/8/2024).

Penyerahan penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM dan tampak saksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Kakan Kemenag Asahan, Guru besar UIN Medan, Kakan Kemenag Kota Tanjung Balai, Ketua FKUB, Mewakili Kapolres Asahan, Camat Kisaran Timur, Guru Madrasah Se-Kabupaten Asahan serta tamu undangan Lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Asahan, mengucapkan terimakasih dan selamat atas launching buku terbaru yaitu Implementasi Moderasi Beragama.

“Semoga isi yang terkandung didalamnya dapat memberikan pelajaran untuk yg membaca,” ujar Wakil Bupati.

Lanjut Wakil Bupati Mengatakan “Moderasi Beragama” adalah prinsip yang mengajarkan kita dengan seimbang, bijaksana, dan penuh rasa toleransi terhadap keyakinan orang lain. Ini adalah nilai nilai yang sangat relevan dalam dunia yang semakin kompleks dan multikultural seperti saat ini.

Selanjutnya moderasi beragama tidak hanya tentang bagaimana kita mempraktikkan agama kita, tetapi juga tentang bagaimana kita berinteraksi dengan orang dari latar belakang agama yang berbeda. Sehingga prinsip ini yang mendorong kita untuk hidup berdampingan dengan damai, menghormati perbedaan dan mencari kesamaan.

Kemudian moderasi beragama begitu penting dalam kehidupan kita sehari-hari dikarenakan moderasi beragama membawa kedamaian, memupuk toleransi dan membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik.

“Di Kabupaten Asahan memiliki beragam agama dan 14 Etnis kesenian dan kebudayaan yang berbeda beda, untuk itu Bhinneka Tunggal Ika adalah Semboyan negara ini menggambarkan kondisi Indonesia khususnya Kabupaten Asahan  yang mempunyai banyak keragaman suku, budaya, adat dan agama namun tetap menjadi satu bangsa yang utuh,” tutup Wakil Bupati Asahan. (Dicky)

LAINNYA
x